
Patrolmedia.co.id, Solok – Tebing yang berada di tepi jalan Lingkar Laing Pasir Taluk, Solok, terancam longsor. Curah hujan yang tinggi membuat tanah di tebing kerap terkikis. Akibatnya, hampir sepanjang jalan aspal di kawasan itu, tertimbun reruntuhan tanah.
Pantauan Patrolmedia, kikisan terjadi disetiap tebing. Kondisi diperparah karena tidak adanya pondasi penyangga di tebing-tebing tersebut, sehingga tanah bergerak leluasa terbawa aliran air hujan.
Tak heran gerusan tanah di tebing sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.
Tokoh masyarakat setempat, Datuak Paduko Basa, Zaibir menyebutkan, jalan aspal yang tertimbun tanah di kelurahan Laing ini dampak dari sambungan pekerjaan Jalan Lingkar Laing Pasir Taluk.
“Setiap hujan turun, lokasi ini sangat rawan untuk di lewati, bahkan beberapa dari kami pernah terjatuh karena tanahnya licin,” ucap Zaibir, Rabu (8/8/2018).
Menurutnya, akses menuju ke kantor lurah dan aktifitas lainnya juga mengalami kondisi yang sama. Warga Laing harus berputar jauh melewati Nagari Sok Laweh.
Padahal, Zaibir telah lama menyampaikan keluhan warga setempat ke kelurahan Laing, namun tak kunjung diperbaiki.
“Kami warga Laing meminta Pemda segera memperbaiki akses jalan yang semakin hari semakin rawan,” kata Zaibir.
Lurah Laing, Mukharizon mengatakan, ada 2 titik lokasi jalan yang tertutup tanah, pertama di samping SDN 17 dan di depan BBI Sarasah Aia Batimpo Laing Pasir Taluak.
“Hal ini sudah saya surati dua kali ke Dinas terkait agar jalan disitu segera di perbaiki,” kata Mukharizon.
Mukharizon khawatir, jika tak lekas diperbaiki maka gedung SDN 17 akan terkena imbas dari longsoran tanah, karena posisi gedung sekolah berada di bawah, apalagi kondisi cuaca sering hujan.
“Kondisi ini sangat mengganggu kelancaran pelayanan publik,” katanya.
Dikonfirmasi, Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Solok, Jaralis mengaku belum menerima surat dari Lurah Laing.
“Belum ada sampai ke saya, tapi akan kita sikapi secepatnya,” kata dia.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril

















