Perkuat Keamanan, 19 Lembaga MoU dengan Polda Kepri, Salah Satunya Kawasan Industri Panbil

oleh -1.144 views
Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto berjabat tangan bersama Bos Panbil Group Johannes Kennedy Aritonang, usai Menandatangani nota kesepahaman di Hotel Best Western Premier Panbil, Kamis 14 Februari 2019. (Foto: ist).

Patrolmedia.co.id, Batam – Sebanyak 19 lembaga pemerintah dan non pemerintah menandatangani nota kesepahaman (MoU) peningkatan kerjasama dengan Polda Kepri khususnya memperkuat bidang keamanan antara kawasan industri.

Dari 19 lembaga itu salah satunya Kawasan Industri Panbil, Kawasan Industri Terpadu Panbil, Kawasan Industri Batamindo Investemen Cakrawala, Kawasan Bintan Inti Industrial Estate.

Sedangkan dari Perusahaan, ikut juga PT Clatetx BI-Metal Manufacturing, PT Rexvin Putra Mandiri, dan PT. Timah Tbk.

Kemudian, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kepri, Basarnas Kepri, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjung Pinang, Pangkalan PSDKP Batam, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam, Komisi Informasi Publik Kepri, Komisi Penyiar Indonesia Daerah Kepri, dan PT PLN Persero Riau dan Kepri.

Pada sektor pendidikan, ikut pula Universitas Putra Batam, Universitas Riau Kepulauan dan Universitas Internasional Batam.

Simak juga: Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Fitri Yu di Bengkong Laut, Ini Kronologinya

Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto menuturkan komunikasi menjadi kekuatan besar agar keamanan di kawasan industri dapat dijalankan maksimal.

“MoU ini menjadi gerak positif dalam menghadirkan sistem komunikasi yang dinamis dari kepolisian dengan kawasan industri,” ucap Andap di Hotel Best Western Premier (BWP) Panbil Batam, Kamis, tanggal (14/2019).

“Apalagi kawasan industri di Batam banyak yang sudah masuk lingkup Objek Vital Nasional (Obvitnas),” sambungnya.

Andap mengatakan dalam berbagai dinamika dan situasi yang ada, jajarannya berupaya berkoordinasi dengan semua pihak, sehingga tidak ada halangan dan rintangan dalam berkomunikasi.

“Kalau komunikasi tersendat, maka akan menimbulkan persoalan dan kekeliruan,” kata Andap.

Baca: Johannes Kennedy Sambut Kedatangan Nurdin Basirun di HUT ke 2 BWP Panbil