Azman Divonis 1 Tahun Penjara oleh Majelis Hakim PN Batam

oleh -451 views

Dalam dakwaan JPU menyebutkan pada Senin tanggal 20 April 2020 pukul 16.00 Wib terdakwa Azman menerima telpon dari Opan (DPO) menawarkan jasa menjemput orang dari Negara Malaysia dengan bayaran senilai Rp 1 Juta perorang.

Selanjutnya terdakwa Azman menyetujui tawaran tersebut dan jika sudah sampai di Malaysia, terdakwa di suruh menghubungi Saudara Trek.

“Sekira pukul 18.00 Wib terdakwa Azman bergerak menuju ke Negara Malaysia dengan menggunakan Speed boat warna biru abu-abu dengan mesin merk Yamaha 75 PK berangkat dari daerah dapur arang Kecamatan Nongsa, sesampainya di laut Negara Malaysia terdakwa menghubungi nomor tersebut dan diarahkan untuk sandar di pantai Batu Layar Atas,” jelas Jaksa Penuntut Umum.

Setelah bersandar ke pantai, terdakwa menaikan 2 orang PMI Ilegal dan langsung mengarah kembali ke Negara Indonesia. Sekira pukul 04.30 Wib terdakwa sampai di negara Indonesia dan bersandar di Kota Batam tepatnya di daerah Nongsa.

“Pada saat bersandar di daerah Nongsa, terdakwa di tangkap oleh rekan Opsnal dari pihak kepolisian Polsek Nongsa dan selanjutnya dibawa ke Polsek Nongsa,” ucapnya.

JPU mengatakan terdakwa Azman rencananya akan membawa 11 TKI Iegal, namun uring, karena saat di laut Malaysia gelombang tinggi sehingga terdakwa tak berani membawa pata TKI menggunakan speed boat kecil.

Pantai Nongsa bukan merupakan Pelabuhan resmi yang ada di Kota Batam, dan perbuatan terdakwa Azman Bin Usman Muaran diatur dan diancam pidana berdasarkan Pasal 120 Ayat(1) UU RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman penjara 10 tahun.

Editor: Chandra Adi Putra