Kadisdik Solok Bantah Dugaan Proyek RKB Sekolah yang Tak Sesuai Spek

oleh
Kantor Dinas Pendidikan Kota Solok. (Foto: Ist)

Patrolmedia.co.id, Solok РKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Solok, Rosavella membantah dugaan Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) pengadaan mobiler sekolah meja dan kursi siswa yang tak sesuai spek, seperti diberitakan  Patrolmedia.co.id berjudul, Proyek RKB Sekolah di Solok Diduga Tak Sesuai Spek dan Sarat Korupsi, terbit Selasa (15/9/2020).

“Pembangunan ruang kelas baru dan mobiler sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kota Solok ini sudah sesuai spek,” kata Rosavella kepada Patrolmedia.co.id, Kamis (17/9/2020).

Ia mengatakan pembelian mobiler berupa meja dan kursi siswa dipertanggungjawabkan oleh kepala sekolah dengan menggunakan sistem Swakelola.

“Kami (Dinas Pendidikan) tidak mengharuskan atau mengintimidasi kepala sekolah untuk membeli mobiler (merek Traforka) ke PT Araputra Fortuna Perkasa (AFP),” katanya.

Menurutnya, mobiler yang dibeli kepala sekolah berdasarkan proses dari perencanaan yang dibuat 2019 lalu.

Dilihat dari E Katalog yang ditayangkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan tujuan agar spek dan harga dituang dalam Rencana Anggaran Biaya dan kontrak yang diproduksi PT AFP.

“Karena itu tentang keaslian mobiler ini tidak diragukan, sebab sudah ada di E katalog yang tertayang di LKPP,” katanya.

Disamping itu, Rosa menanggapi soal Kepala Sekolah SDN 14 Laing yang ragu untuk membeli mobiler produk bermerek Traforka buatan PT AFP.

Berita terkait: Proyek RKB Sekolah di Solok Diduga Tak Sesuai Spek dan Sarat Korupsi