Reinier-Andri Paparkan Visi Kerja Untuk Solok di Kelurahan VI Suku

oleh
Calon Wali Kota Solok, Reinier memapar visi kerja Solok di kelurahan VI Suku. (Foto: Ist)

Patrolmedia.co.id, Solok – Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok 2021-2024 Reinier-Andri Marant menggelar sosialisasi tatap muka bersama para tokoh, niniak mamak dan masyarakat di Rumah Gadang Keluarga Besar calon Wali Kota Reinier, Kelurahan VI Suku Solok.

Sosialisasi memapar visi dan misi kerja itu dihadiri Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit yang juga di usung dari partai yang sama yaitu Gerindra.

Dalam orasinya, Reinier menyampaikan pihaknya berkeinginan membantu masyarakat lemah.

“Salah satunya dengan memanfaatkan potensi anggaran daerah semaksimal mungkin untuk kepentingan rakyat,” kata Reinier,  Selasa (20/10/2020).

Menurutnya, Kota Solok memiliki APBD yang cukup banyak dengan wilayah yang tidak begitu luas.

Dengan anggaran setidaknya Rp650 Miliar per tahun, kata Reinier, setidaknya bisa diambil beberapa persen untuk kepentingan yang bersentuhan dengan masyarakat, sebagai modal membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

“Uang kita kurang lebih Rp650 miliar dan kita ambil beberapa persennya saja, senilai Rp30 miliar saja, yang dimanfaatkan untuk kebutuhan langsung masyarakat, contohnya untuk membantu masyarakat memperoleh pupuk guna menopang pertanian, bantu masyarakat yang ingin melakukan usaha, dengan memberi bntuan modal, bimbing keahlian tertentu, peralatan hingga pemasaran,” papar Reinier.

Hal itu menurut Reinier sangat logis sebagai bekal mewujudkan masyarakat yang mandiri sesuai visi Reinier-Andriarant.

“Saya bersama Erik (sapaan akrab Andi Marant) bermaksud dengan program yang memberikan bantuan 1 hingga Rp1,5 milyar per Kelurahan itu,” katanya.

Disamping itu Reinier berkeinginan untuk menjamin pendidikan bagi seluruh generasi di 2 kecamatan di Solok.

“Sektor pendidikan ini agar tidak ada anak yang putus sekolah dengan alasan biaya, maka kita berkeinginan menggratiskan biaya pendidikan dari SD hingga SMA,” katanya.

Ia juga bertekad bisa memberikan pakaian, sepatu hingga tas gratis dengan memberdayakan masyarakat sebagai pelaku usaha untuk memproduksi segala perlengkapan yang dibutuhkan para siswa.