PLN Batam Tingkatkan Perekonomian Warga Kepulauan Melalui Budidaya Rumput Laut

oleh -114 views

Patrolmedia.co.id, Batam – Upaya menangani dampak ekonomi warga pada sektor kelautan dan perikanan imbas pandemi Covid-19, bright PLN Batam bekerjasama dengan DPD Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kepri membantu mengembangkan komunitas masyarakat yang berada di Pulau Amat Belanda, Belakang Padang, guna memanfaatkan lingkungan sekitarnya.

Bantuan tersebut dilakukan dengan memaksimalkan potensi kekayaaan laut di Kepri melalui pengembangan budidaya rumput laut.

Untuk menyukseskan program itu, PLN Batam memberikan bantuan 100 unit keramba jaring apung dan 3.7 ton bibit rumput laut cottonii yang diberikan pada April 2020 lalu.

Komisaris bright PLN Batam, Vicky Arya Muda, dalam sambutannya mengatakan bantuan ini merupakan bentuk komitmen bright PLN Batam untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Rumput laut merupakan satu dari sekian banyak potensi yang dimiliki oleh Provinsi Kepulauan Riau. Kami siap bersinergi dengan POSPERA dalam memanfaatkan potensi kelautan yang ada. Saya optimistis, sektor ini bisa membantu meningkatkan pendapatan sehingga kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan ikut terdongkrak,” jelas Vicky.

Vicky juga menjelaskan dikarenakan faktor alam seperti badai dan hama rumput laut, tingkat keberhasilan budi daya rumput laut cottonii kurang maksimal di Pulau Amat Belanda dan sekitar namun masih cocok di Pulau Terong dan Pecong.

“Untuk memaksimalkan keramba jaring apung yang sudah tersedia serta melihat potensi alam lainya, maka sesuai dengan kesepakatan komunitas nelayan dan POSPERA mengalihkan fungsi 100 unit kerambah jaring apung, 50 unit dijadikan Rakit Apung sebagai alat untuk memaksimalkan pengambilan rumput laut dan 50 unit lagi dipergunakan untuk proses pengeringan rumput laut jenis sargassum (seaweed),” jelasnya.

Pemanfaatan jenis rumput laut sargassum ternyata sangat potensial dan cocok untuk pengembangan komoditas rumput laut di pulau Amat Belanda. Ditambah keberadaan rumput laut sargasum merupakan kekayaan alam yang melimpah di perairan Kepulauan Riau. Perubahan budidaya tersebut mendapatkan antusias dari masyarakat dan menjadi solusi alternatif pekerjaan dimasa pandemi , sehingga saat ini hampir seluruh masyarakat di pulau Amat Belanda menjadikan kegiatan ini sebagai profesi utamanya.