Wawako Solok Hadiri Peluncuran 8 Inovasi e-government Pengadilan Agama

oleh -144 views

Patrolmedia.co.id, Solok – Wakil Wali Kota Ramadhani Kirana Putra menghadiri peluncuran
8 Inovasi e-government Layanan Pengadilan Agama Solok, Jum’at (16/4/2021) Aula Pengadilan Agama Solok.

Adapun 8 Inovasi itu diantaranya:

1. Mesra (Manajemen Excellent Integrasi Data)
2. Aciak (Akte Cerai Antar ke Alamat)
3. PAS Spot
4. Yosmedi (layanan mobil siaga melayani dengan sepenuh hati)
5. Kipas (Kartu Indentitas Prioritas)
6. Pedati (Pelayanan Ekselen dan Akuntabel Tanpa jam Istirahat)
7. Serambi Madinah (Konseling remaja millennial, berprestasi, mengawal dispensasi pra nikah)
8. Asik (Aplikasi Surat Izin keluar Kantor)

Ramadhani mengatakanĀ e-government
salah satu pendukung keberhasilan dalam pembangunan zona integritas adalah adanya inovasi pelayanan publik.

Inovasi ini solusi dari permasalahan yang dihadapi sehingga masyarakat mendapat pelayanan yang memuaskan. Inovasi tersebut baik berupa pemanfaatan teknologi informasi maupun kebijakan.

“Di era yang serba digital seperti sekarang ini, menjadi sebuah tuntutan bagi pelayanan publik manajemen administrasi pemerintahan khususnya administrasi perkara di Pengadilan Agama,” katanya.

Disamping mengelola dan menata berkas perkara yang asli oleh bagian kepaniteraan dan staf lainnya, perlu juga mengelola dan menata berkas perkara berbasis digital yang dikerjakan bagian khusus yang menangani Teknologi Informasi (TI) perkara yang terintegrasi dengan dokumen atau berkas perkara asli di Pengadilan Agama.

Invosi itu bertujuan meningkatkan kualitas manajemen pelayanan publik yang maksimal, sesuai tercantum pada pasal 57 UU Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Dhani menyebut inovasi e-government bentuk moderenisasi dunia peradilan dengan migrasi ke manajemen perkara berbasis elektronik yang menjadi penunjang terwujudnya badan peradilan yang agung, akuntabilitas, kredibilitas, dan transparansi.

“Ini untuk mempermudah pelayanan administrasi Pengadilan Agama Solok dan mengurangi tuntutan dan keluhan (permasalahan) dalam pengurusan perkara di Pengadilan Agama,” kayanya.

Dhani mengapresiasi Pengadilan Agama Solok yang telah bekerja keras menyiapkan inovasi terbaik demi meningkatkan pelayanan masyarakat.

Ia menilai pengembangan dan implementasi inovasi teknologi informasi merupakan salah satu ciri peradilan modern, karena ada 3 ciri utama yang harus ada dalam sistem peradilan modern.

Pertama, Transparansi, lembaga peradilan terwujud dari pemanfaatan teknologi informasi karena tersedianya mekanisme prosedur dan tata kelola lembaga peradilan yang real time dan open access.

Dengan dua karakteristik ini, maka celah-celah perilaku koruptif serta kecenderungan terhadap delay (penundaan penanganan perkara) dapat ditutup atau setidak-tidaknya diminimalisir.

Kedua, Akuntabilitas, peradilan terwujud melalui teknologi informasi karena setiap proses penanganan perkara dan tata kelola kelembagaan dapat dilihat secara cepat oleh pimpinan dan stakeholders yang berkepentingan.

Teknologi informasi memungkinkan terwujudnya checks and balances secara berkelanjutan. Karena itu, setiap proses dan kebijakan dalam lembaga peradilan wajib dilandasi dengan pertimbangan yang rasional dan komprehensif.

Ketiga, Aksesibilitas, lembaga peradilan dapat meningkat secara signifikan melalui penerapan teknologi informasi. Ini dikarenakan teknologi informasi dapat menyediakan aplikasi-aplikasi yang menjadi sarana bagi para pihak untuk mengakses informasi peradilan secara cepat.

Dengan adanya beragam inovasi, Pengadilan Agama Solok sebagai salah satu ujung tombak Mahkamah Agung diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih prima serta membawa kemajuan secara optimal kepada masyarakat.

“Dimana masyarakat kita pada masa kini memang selalu menuntut pelayanan yang cepat, efektif dan efisien”, sebut Wawako.

Peluncuran inovasi ini menunjukkan Pengadilan Agama Solok sudah merespons Mahkamah Agung RI dalam pembangunan peradilan modern berbasis teknologi informasi untuk melayani masyarakat.

“Upaya sinergi antara Pengadilan Agama Solok dengan Pemerintah Daerah dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya dan seutuh-utuhnya,” tutupnya.

Penulis: Niko Irawan
Editor: Yogi Subroto