Motor Belum Lunas Sudah Dioper Kredit, Awas Bisa Kena Sanksi Pidana

oleh -573 views
Kuasa Hukum Adira Finance Kantor Cabang Solok, Rengga Permata, SH. (Foto: Dok)

Patrolmedia.co.id, Solok – Keberadaan perusahaan pembiayaan (leasing) memang membantu masyarakat yang ingin membeli kendaraan bermotor dengan cara kredit.

Namun, tak sedikit konsumen yang tidak beritikat baik. Seperti kasus kredit macet di Kota Solok, kerap terjadi penggelapan motor yang belum lunas.

Biasanya, motor tersebut sudah dioper kredit atau dipindah tangankan konsumen tanpa persetujuan pihak leasing.

Kuasa Hukum Adira Finance Kantor Cabang Solok, Rengga Permata, SH menjelaskan, nasabah yang mengalami kredit macet dan tidak ada itikad melunasi kewajibannya, hal itu jelas melanggar perjanjian dengan leasing dan bisa kena sanksi pidana.

“Nasabah kan sudah punya ikatan perdata dengan pihak leasing melalui kontrak, maka jika seperti kasus ini, nasabah dianggap wanprestasi atas perjanjian tersebut,” kata Rengga saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).

“Perusahaan pembiayaan bisa menuntut itu secara hukum melalui gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN),” sambungnya.

Rengga mengatakan, nasabah yang mengalami kredit macet, maka tidak boleh mengalihkan kendaraan tersebut secara sepihak.

Seharusnya, hal itu diketahui leasing agar dicari solusi terbaik, misalnya restrukturisasi pembiayaan, relaksasi dan lainnya.

Dibeberapa banyak kasus di Solok, nasabah melakukan jual beli, sewa, gadai, atau mengalihkan kendaraan bermotor yang masih dalam masa kredit/fidusia tanpa seijin leasing.

Bagi yang kedapatan akan dikenakan sanksi pidana, baik penjual maupun pembeli.