Dinkes Kota Solok Beri Penilaian Bagi 6 Posyandu

oleh -306 views

Dinkes Kota Solok

Patrolmedia.co.id, Solok – Dinkes Kota Solok memberikan penilaian kepada 6 Posyandu di Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan.

Penilaian itu digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solok dalam rangka menyeleksi Kader Posyandu Berprestasi tingkat Kota Solok tahun 2022, Rabu (9/11/22).

Adapun posyandu yang dinilai Dinkes Kota Solok adalah dari Kecamatan Tanjung Harapan (Wijaya Kusuma VII, Aster 1, Flamboyan IV) , dan dari Kecamatan Lubuk Sikarah (Mawar 1, Dahlia 1, Dan Nusa Indah V)

Hasil Seleksi Lomba Kader Posyandu berprestasi tingkat kota akan diumumkan pada tanggal 12 November 2022 bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-58 yang akan diambil 3 pemenang , dan intervensinya akan diikutkan mewakili lomba tingkat provinsi.

Tim juri terdiri dari empat orang yaitu Aprinur Azwira dari Dinas Kesehatan, Eva Murgana dari Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Ny. Eli Umar Rivai dari TP-PKK Kota Solok dan Khairun Nikmah Harahap dari DPMP3A.

Ny. Eli Umar Rivai selaku ketua tim juri menyatakan bahwa seleksi kader posyandu berprestasi harus melewati proses yang berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi sampai tingkat nasional.

“Pelaksanaan seleksi Kader Posyandu berprestasi harus melewati proses yang berjenjang, dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan lomba yang kita laksanakan hari ini dan siapapun pemenangnya nanti terus kita support sehingga menghasilkan kader terbaik di Kota Solok, yang akan mengharumkan nama Kota Solok sampai ke tingkat nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Solok, Niko Rianda Putra mengatakan, posyandu merupakan salah satu bentuk upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar atau sosial dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Peran ibu-ibu kader sangat penting dalam perpanjangan tangan di bidang Kesehatan.

“ Tujuan kami mengadakan lomba kader ini ialah bukan hanya semata-mata mencari pemenang, tetapi melihat dan sekaligus memberikan pembinaan dan arahan kepada posyandu untuk terus mengupgrade kemampuan agar bisa mandiri dan tentunya mempunyai skill terbaik,” ucapnya.

Dalam penilaiannya, tim juri akan melakukan penilaian dari segi ekpose kader dan bedah dokumen serta peninjauan lapangan posyandu, ini merupakan bagian dari proses seleksi kader terbaik yang akan diusulkan tahun 2022 untuk mengikuti lomba tingkat provinsi. (Abak)