Wako Solok Terima Kunjungan Kadivre PT KAI

oleh -62 views

Wako Solok Terima

Patrolmedia.co.id, Solok – Wako Solok Zul Elfian menerima kedatangan Vice President PT KAI Divre II Sumbar, M. Arie Fathurrochman beserta rombongan, di ruang kerja wako, Kamis (3/11/2022).

Turut hadir, Asisten II Sekda Kota Solok, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Solok, Zulferi, Kepala Dinas PUPR Kota Solok, Afrizal, serta kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Kota Solok.

Kedatangan Vice President PT. KAI Divre II Sumatera Barat ini dalam rangka tindak lanjut rencana Pemerintah Daerah Kota Solok memanfaatkan aset PT. KAI Divre II Sumatera Barat menjadi aset yang lebih ekonomis dan terprogram dengan lebih baik.

Zul Elfian mengatakan Pemko Solok kedepanya akan memanfaatkan aset-aset PT. KAI Divre II Sumatera Barat menjadi lebih ekonomis dan terprogram dengan lebih baik. Sehingga kedepannya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Kota Solok tapi dikelola oleh Pemerintah Daerah Kota Solok.

“Pemerintah Daerah Kota Solok mematangkan rencana pemanfaatan aset PT. KAI Divre II Sumatera Barat menjadi lebih ekonomis dan terprogram. Pemanfaatan aset ini nantinya akan ditindaklanjuti berupa dengan MoU dengan Vice President PT. KAI Divre II Sumatera Barat” ungkapnya

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat adalah divisi regional (divre) kereta api yang mengoperasikan kereta api di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Divre ini merupakan wilayah layanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang cukup kecil sebab hanya mengoperasikan satu kereta api penumpang reguler, yaitu KA Sibinuang.

Namun, divre ini memiliki jalur rel bergerigi seperti yang ada di Ambarawa, yang beroperasi di daerah pegunungan. Namun jalur tersebut hanya dioperasikan untuk kepentingan pariwisata.

Ada juga jalur kereta api yang melintasi pinggir danau Singkarak. Pemandangan alam dari jalur kereta api wisata sangat indah.

Dahulu juga ada rel KA menuju Bukit Tinggi hingga Payakumbuh, namun sekarang jalur tersebut sudah tidak beroperasi dan kebanyakan relnya sudah hilang.

Bekas relnya masih bisa dilihat pada pinggiran jalan raya lintas Pariaman-Bukit Tinggi-Payakumbuh. Sisa-sisa jembatannya juga masih terlihat. (Abak)