Hamas Serahkan Sandera 3 Pria, Israel Bebaskan 369 Tahanan Palestina

Israel menghukum seumur hidup terhadap Ahmed Barghouti atas tuduhan mengirim pelaku bom bunuh diri yang menewaskan banyak warga sipil Israel

Hamas Serahkan Sandera
Israel membebaskan 369 tahanan Palestina yang mereka penjarakan pada hari Sabtu. Tahap pertama yang dibebaskan menaiki bus menuju kota Ramallah di Tepi Barat. Foto: Tangkapan Layar Video AP/Nasser Nasser)
Hamas Serahkan Sandera
Israel membebaskan 369 tahanan Palestina yang mereka penjarakan pada hari Sabtu. Tahap pertama yang dibebaskan menaiki bus menuju kota Ramallah di Tepi Barat. Foto: Tangkapan Layar Video AP/Nasser Nasser)

Patrolmedia, Khan Younis -:- Hamas serahkan sandera Israel 3 orang pria melalui Palang Merah di jalur Gaza Selatan pada Sabtu (15/2). Sebaliknya, Israel juga membebaskan 369 tahanan Palestina yang ditawan.

Ketiga sandera Israel yang dibebaskan Hamas yakni Iair Horn (46) warga negara ganda Israel dan Argentina, Sagui Dekel Chen, (36) warga negara Amerika-Israel dan Alexander (Sasha) Troufanov, (29) warga negara Rusia-Israel.

Pertukaran sandera ini merupakan putaran keenam sejak gencatan senjata dimulai pada 19 Januari 2025.

Ketiga sandera Israel terlihat pucat dan lelah, namun secara fisik lebih baik ketimbang 3 sandera yang dibebaskan sebelumnya pada Sabtu lalu (8/2), dengan kondisi kurus ditawan selama 16 bulan.

Sama dengan pertukaran sebelumnya, pembebasan sandera diatur sedemikian rupa. Para tawanan diminta berjalan ke panggung dan berbicara melalui mikrofon di hadapan publik.

Militan Hamas dan kelompok Pejuang Jihad Islam mengawal 3 sandera Israel dipanggung, menjelang diserahkan ke Palang Merah di Khan Younis, Jalur Gaza, Sabtu, 15 Februari 2025. (Foto AP/Abdel Kareem Hana)

Puluhan pejuang Hamas bertopeng dan bersenjata berbaris di area panggung berbendera Palestina dan spanduk kelompok militan.

Sementara, di lapangan Tel Aviv, sorak sorai juga terdengar saat ketiga sandera mulai dipindahkan Palang Merah.

“Iair, Sagui, dan Sasha sedang dalam perjalanan pulang,” kata seorang penyiar, seperti dilansir AP.

Sebuah bus yang membawa tahanan Palestina pertama dibebaskan tiba di kota Beitunia, Tepi Barat yang diduduki.

Mereka disambut kerumunan kerabat dan pendukung yang bersorak-sorai. Beberapa tampak kurus kering.

Layanan darurat Bulan Sabit Merah Palestina menyebut 4 orang segera dibawa untuk perawatan medis.

 

Hamas serahkan sandera Israel