30 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Membabi Buta Israel

Warga Palestina Tewas
Setidaknya 46 orang tewas dalam serangan Israel di Gaza dalam 24 jam terakhir
Warga Palestina Tewas
Warga Palestina membawa jenazah korban serangan membabi buta Israel di Gaza dalam 24 jam terakhir ini. (Foto: Screenshot Video/Al Jazeera) 

Patrolmedia -:- 30 warga Palestina tewas akibat serangan brutal Israel di Gaza pada Sabtu (5/4/25).

Sementara militer Israel mengatakan pihaknya telah mengerahkan pasukan darat untuk misi “koridor keamanan” di selatan wilayah tersebut.

Al Jazeera melansir, menurut sumber medis melaporkan, 6 warga Palestina tewas dalam serangan udara di Khan Younis di Gaza selatan dan 6 lainnya dalam serangan di Beit Hanoon di utara.

Israel sangat berniat merebut lebih banyak wilayah di Gaza sejak mengabaikan gencatan senjata dengan Hamas pada pertengahan Maret 2025.

Setelah mengabaikan gencatan senjata, Israel langsung menyerbu Gaza tanpa ampun di wilayah yang sebelumnya telah hancur akibat serangan pasukan Zionis.

Israel telah mengintensifkan menyerbu sejak saat itu dengan mengatakan, serangan akan terus meningkat sampai pasukan Hamas, Palestina membebaskan tawanan Israel yang ditangkap sejak perang pada 7 Oktober 2023 di Israel Selatan.

Pasukan Israel dikerahkan ke koridor keamanan yang baru didirikan di Gaza selatan, kata militer pada Sabtu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu awal minggu ini mengumumkan “Koridor Morag” baru dan mengisyaratkan bahwa koridor ini akan memisahkan kota Rafah di selatan yang diperintahkan Israel untuk dievakuasi secara paksa, dari wilayah Gaza lainnya.

Tidak langsung diketahui berapa banyak pasukan yang dikerahkan, atau di mana tepatnya koridor baru itu berada.

Morag merupakan nama pemukiman Yahudi yang dulunya berdiri di antara Rafah dan Khan Younis.

Netanyahu mengisyaratkan pembangunannya akan dilakukan di antara kedua kota tersebut.

Peta yang diterbitkan media Israel menunjukkan koridor tersebut membentang sepanjang jalur pantai sempit dari timur ke barat.

Pasukan bersenjata Hamas menerbitkan sebuah video yang menunjukkan 2 tawanan Israel yang masih hidup di Gaza, Sabtu (5/4/25).

Tawanan Israel berbicara ke kamera dan menjelaskan bagaimana mereka selamat dari dugaan serangan Israel.

Kelompok kampanye Israel, Hostages and Missing Families Forum mengonfirmasi keluarga Maxim Herkin telah mengidentifikasi dia sebagai salah satu dari 2 tawanan yang ditampilkan dalam video tersebut.

Keluarga Herkin mendesak media untuk tidak menerbitkan video tersebut.

Media Israel menyebut tawanan kedua adalah tentara Israel Bar Kuperstein.

Kedua pria itu dibawa dari festival musik Nova dan diangkut ke Gaza selama serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober di Israel yang menewaskan sedikitnya 1.139 orang, menurut penghitungan Al Jazeera berdasarkan statistik Israel.

58 tawanan masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Selama gencatan senjata 6 minggu yang berakhir dengan dimulainya kembali serangan udara Israel di Gaza pada tanggal 18 Maret, Hamas telah menyerahkan 33 tawanan, 8 diantaranya telah tewas.

Editor: Fatmi Rahim