Hari Lahir Pancasila: Mengenang Fondasi Indonesia

Hari Lahir Pancasila
Simbol
Hari Lahir Pancasila
Burung Garuda simbol Pancasila. (Foto: Ist) 

Patrolmedia -:- Setiap 1 Juni, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Tanggal ini merujuk pada pidato Ir. Soekarno di Sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945, ketika beliau pertama kali mengusulkan lima prinsip dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.

Sebelum Soekarno, dua tokoh penting juga menyampaikan gagasan dasar negara:

Mohammad Yamin (29 Mei 1945): Peri Kebangsaan, Kemanusiaan, Ketuhanan, Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.

Soepomo (31 Mei 1945): Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan lahir-batin, Musyawarah, dan Keadilan Rakyat.

Pidato Soekarno yang berjudul “Lahirnya Pancasila” menyebut lima sila: Kebangsaan, Perikemanusiaan, Demokrasi, Keadilan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Jejak Sejarah Pancasila

Beberapa lokasi penting terkait lahirnya Pancasila masih dapat dikunjungi hingga hari ini:

1. Rumah Pengasingan Bung Karno – Ende, NTT

  • Selama pengasingan di Ende (1934–1938), Bung Karno banyak merenungkan nilai-nilai kebangsaan. Rumah ini menjadi tempat lahirnya ide awal Pancasila. Kini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional (SK No. 285/M/2014).

2. Gedung Pancasila – Jakarta

  • Dulunya Gedung Volksraad dan Chuo Sangi-In, gedung ini menjadi tempat Sidang BPUPKI. Kini dimanfaatkan untuk kegiatan diplomatik di bawah Kementerian Luar Negeri RI.

3. Sawahlunto – Sumatera Barat

  • Kota kelahiran Mohammad Yamin, salah satu perumus awal dasar negara. Sawahlunto dikenal dengan situs tambang bersejarah dan telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO (2019).

Refleksi

Pancasila bukan sekadar simbol, ia lahir dari pemikiran mendalam para tokoh bangsa, di tempat dan waktu yang berbeda.

Memahami sejarahnya bukan hanya bentuk penghormatan, tapi juga pengingat bahwa persatuan, keadilan, dan kemanusiaan adalah fondasi Indonesia yang harus terus dijaga.

 

Editor: Fatmi Rahim