Sosial  

Video: Pulau Ngenang jadi Rumah Baru bagi Warga Tanjung Sauh Terdampak KEK

Pulau Ngenang
Pesisir pulau Ngenang Batam yang tak jauh dari Pulau Tanjung Sauh
Pulau Ngenang
Penampakan pantai pulau Ngenang Batam yang tak jauh dari Pulau Tanjung Sauh. (Foto: Screenshot/Video PT BSP)

Patrolmedia, Batam -:- Pulau Ngenang Batam kini menjadi rumah baru yang nyaman dan aman bagi warga Pulau Tanjung Sauh yang terdampak proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Video: Pulau Ngenang jadi Rumah Baru Warga Tanjung Sauh Terdampak Proyek KEK

Relokasi warga Tanjung Sauh ke Ngenang itu sebagai wujud nyata kepedulian Panbil Group melalui PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP), selaku pemrakarsa Proyek Strategis Nasional (PSN) dan pengelola KEK Tanjung Sauh, untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.

Melalui berbagai fasilitas lengkap, mulai dari sekolah, Masjid, ruang serbaguna untuk kegiatan budaya dan musyawarah, hingga akses air bersih dan listrik yang memadai, kini dipenuhi PT BSP.

Panbil Group berkomitmen untuk mendukung lahirnya kehidupan yang lebih layak, sehat, dan mandiri.

Pulau Ngenang bukan sekadar tempat tinggal, tetapi wujud dari harapan, kebersamaan, dan semangat untuk masa depan yang lebih baik.

Sebelumnya, relokasi hunian untuk warga Tanjung Sauh di Ngenang tengah dibangun perusahaan yang ditargetkan bakal rampung selambat-lambatnya pada April 2025 mendatang.

Mereka yang mendapat relokasi diantaranya warga RW 02 terdiri dari RT 01 Tanjung Sauh, RT 02 Dapur Arang dan RT 03 Air Mas.

PT BSP sendiri mempertegas komitmennya untuk memenuhi hak-hak warga yang terdampak dan menjaga kelestarian lingkungan dalam proyek KEK Tanjung Sauh di Pulau Tanjung Sauh, Batam.

Anak perusahaan Panbil Group itu mengklaim terus berkomitmen penuh pada prinsip pembangunan berkelanjutan berorientasi aspek sosial dan lingkungan.

Diketahui, KEK Tanjung Sauh akan berfokus pada industri otomotif, suku cadang, curah dan cairan, elektronik, dan peralatan rumah tangga.

Untuk mendukung sektor itu, PT BSP akan membangun pelabuhan modern dilengkapi terminal peti kemas, terminal komoditas curah dan cairan, serta terminal energi, yang akan memfasilitasi aktivitas ekspor, impor, dan logistik.

Infrastruktur pendukung KEK Tanjung Sauh juga akan mencakup sistem energi pintar dan bersih, menggabungkan panel surya, turbin angin, turbin gas, dan pembangkit listrik hidrogen/rendah karbon.

Proyek KEK Tanjung Sauh diharapkan dapat menarik investor, menciptakan puluhan ribu lapangan kerja, dan berkontribusi signifikan pada perekonomian daerah dan nasional. (Erwin)