
Patrolmedia, Padang Lawas Utara -:- Beredar sebuah rekaman video siswa SD terlantar tanpa kehadiran para guru maupun Kepala Sekolah.
Video: Siswa SD Tak Belajar Karena Guru Jarang Datang di Paluta, Orang Tua Ngadu ke Bupati
Kondisi siswa SD terlantar ini terjadi di Sekolah Dasar Negeri Satahi Galanggang, Kecamatan Padangbolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.
Dalam video yang viral dimedsos, murid-murid SD tampak berbaris di halaman sekolah tanpa kehadiran satu orang guru yang mengajar.
Siswa-siswi tersebut terlihat berseragam lengkap, mengenakan topi, dasi, kemeja rapi, dan celana berwarna merah.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @medankinian.
Seorang pria yang merekam kondisi tersebut meminta Bupati Padanglawas Utara, Reski Basyah Harahap untuk menyikapi situasi yang terjadi di SDN 101290 Satahi Galanggang.
Dalam rekaman video berdurasi 2 menit itu, ia membeberkan kondisi siswa SD terlantar tanpa guru sudah kerap terjadi.
“Sampai sekarang belum ada hadir satu orang pun gurunya. Rupanya menurut dari cerita dari anak-anak kami ini udah sering terjadi,” ungkap pria tersebut sembari merekam kondisi para siswa-siswi di sekolah tersebut.
“Bahkan ada lagi pulang, tanpa ada kehadiran guru. Jadi dimintak kepada pak Bupati kami yang kami cintai di Padanglawas Utara ini, tolong dipanggil kepala sekolah SD Satahi Galanggang ini dan guru-guru besertanya,” lanjut pria tersebut.
Ia pun meminta kepada Dinas Pendidikan agar insiden ini tak terulang lagi. Menurutnya, program Presiden Prabowo, anak-anak sekokah setiap jam 7 pagi seharusnya sudah masuk sekolah dan melaksanakan proses belajar mengajar (PBM).
“Dan, kami minta kepada dinas pendidikan biar jangan terulang kali (terulang lagi). Jadi kasian kita pak, jadi tolong diperhatikan,” sebutnya.
“Kalau memang tidak bisa lagi diperhatikan sekolah kami ini, kami dari orang tua masyarakat desa ini, bagusan sekolah kami ini ditutup. Karena apa, inilah contohnya,” tegas dia.
Ia pun menyebut jika dirinya kerap memantau kondisi guru-guru yang jarang datang ke sekolah tersebut.
Ia pun menyinggung soal Kepala Sekolah yang hanya bisa mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Sebenarnya ini sudah sering saya pantau. Jangan Kepala Sekolahnya aja yang pandai mengelola dana BOS,” ucapnya.
“Minta tolong ya kepada Dinas Pendidikan yang paling utama,” pintanya.
Kejadian serupa itu menurut pria tersebut telah berulang kali dilaporkan, namun pihak Dinas Pendidikan belum pernah turun melihat kondisi siswa-siswi yang terlantar.
“Ini, udah sering dilaporkan tapi belum pernah turun dari Dinas Pendidikan. Ini contohnya anak-anak menangis, sampai jam sekarang belum ada guru datang, jangan kan lagi belajar,” sebutnya.
Ia pun dengan tegas mewanti-wanti, meminta untuk yang terakhir kalinya kepada Bupati Reski Basyah Harahap, agar Pemerintah Kabupaten Paluta segera membenahi sekolah tersebut.
“Tolong dulu dipanggil Kepala Sekolahnya, tolong pak (Kadis) Dinas Pendidikan, dipanggil Kepala Sekolah ini, bagaimana untuk selanjutnya biar bisa lebih baik,” pintanya.
“Terima kasih, dari kami, orang tua masyarakat Desa Huta Pohan. Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,” tutupnya. (Erwin)




















