Ribuan Buruh Demo Serentak 28 Agustus di DPR RI dan 38 Provinsi, Ini 6 Tuntutannya

Demo Buruh
Ribuan
Demo Buruh
Ribuan massa aksi Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) saat berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda Jakarta, Rabu (17/7/2024). (Foto: ist)

Patrolmedia, Jakarta – Ribuan buruh demo serentak di 38 Provinsi se-Indonesia pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Video: Presiden Partai Buruh Minta 6 Tuntutan saat Demo Besar-Besaran

Massa aksi yang akan berunjuk rasa tergabung dalam Partai Buruh, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Koalisi Serikat Pekerja (KSPPB).

Aksi demonstrasi besar-besaran ini akan dipusatkan di Gedung DPR RI, Jakarta, serta berbagai wilayah industri se- Indonesia.

Massa buruh demo ini nantinya akan diberi label “Hostum” yang merupakan singkatan dari “Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah”.

“Menyerukan kepada seluruh buruh di Indonesia, khususnya anggota KSPI, Koalisi Serikat Pekerja dan anggota Partai Buruh di seluruh Indonesia di 38 Provinsi,” kata Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dikutip dalam video unggahannya pada akun Partai Buruh, Selasa (26/8/2025).

Iqbal mengingatkan, dalam aksi 28 Agustus 2025 massa aksi buruh diminta harus damai dalam menyampaikan aspirasi, tertib, tidak ada kericuhan dan tidak boleh ada kekerasan.

“Kita ingin berjuang secara suci, anti kekerasan dan anti membully orang. Oleh karena itu, tuntutan yang kami bawa adalah 6,” kata Said.

Adapun 6 tuntutan para buruh se-Indonesia ini yaitu:

  • Tolak upah murah dan Hapus outsourcing Mencabut PP 35 Tahun 2021 tentang aturan outsourcing
  • Naikkan upah minimum 2026 sebesar 8,5 persen sampai 10,5 persen
  • Setop PHK dengan membentuk Satgas PHK
  • Reformasi pajak dengan menaikkan PTKP dari Rp4,5 juta menjadi Rp7,5 juta per bulan
  • Sahkan Rancangan Undang-undang Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law
  • Merevisi RUU Pemilu, desain ulang Sistem Pemilu 2029 dan Sahkan RUU Perampasan Aset terhadap koruptor.

Disamping itu, Said juga mengingatkan kepada kelompok lain yang bertujuan ingin mengganggu jalannya aksi buruh 28 Agustus dan bahkan melakukan kekerasan, agar tidak bergabung pada demo ini.

“Ini murni isu buruh, ini murni gerakan buruh, dan kawan-kawan anarko, jangan coba-coba untuk menggangu akai buruh pada tanggal 28 Agustus 2025, diseluruh Indonesia, kami akan melawan kekerasan yang anda lakukan,” pungkasnya.

Untuk Jakarta, sebanyak 10 ribu buruh demo di seluruh wilayah Jabodetabek.

Massa aksi akan menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR atau Istana Presiden.

Sementara, di provinsi lainnya, dan Kabupaten Kota terutama di kota industri akan serentak digelar pada tanggal 28 Agustus. (Erwin)