Bisnis  

Gratis! Daftar Sekarang ke CMSE 2025, Saatnya Rakyat jadi Investor Saham

CMSE 2025 BEI
Bursa Efek Indonesia membuka peluang seluas-luasnya kepada masyarakat umum untuk bisa menikmati peluang berinvestasi di pasar modal Indonesia. (Foto: BEI) 

Patrolmedia, Jakarta – Pasar modal kini tak lagi milik segelintir kalangan. Melalui Capital Market Summit & Expo atau CMSE 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama KPEI dan KSEI, serta dukungan OJK, mengajak warga +62 untuk ikut menikmati peluang investasi dan membangun kemandirian finansial.

Video: CMSE 2025

CMSE ini digelar selama 2 hari pada 17–18 Oktober 2025 di Main Hall BEI, Jakarta, bertajuk “Pasar Modal untuk Rakyat: Satu Pasar, Berjuta Peluang.”

Gelaran ini membuka ruang bagi siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat dunia investasi mulai dari pelajar, pekerja, hingga pelaku UMKM.

Direktur Utama BEI Iman Rachman menyebut, pasar modal kini semakin inklusif dan modern.

“Pasar modal Indonesia mampu membuka berjuta peluang — dari investasi masyarakat hingga pertumbuhan ekonomi bangsa,” ujar Iman dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).

Hingga pertengahan Oktober 2025, jumlah investor pasar modal nasional hampir mencapai 19 juta, termasuk lebih dari 8 juta investor saham.

Angka itu menandakan meningkatnya literasi dan kepercayaan publik terhadap investasi.

CMSE 2025 menghadirkan lebih dari 88 booth interaktif, seminar dan talkshow inspiratif, podcast bersama artis, peluncuran produk wakaf berbasis saham, hingga penampilan spesial Judika.

Pengunjung juga bisa mencoba games edukatif, photobooth interaktif, dan memenangkan doorprize ratusan juta rupiah.

Acara ini gratis dan bisa diikuti langsung di Main Hall BEI atau secara daring melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange.

“Kami ingin menegaskan, pasar modal Indonesia adalah milik rakyat. Siapa pun bisa mulai berinvestasi, asal dengan pengetahuan dan tanggung jawab,” kata Iman.

Jangan lewatkan kesempatan ini!

Daftar sekarang di:

👉 www.idx.co.id/id/investor/capital-market-summit-expo-2025

 

Editor: Erwin Syahril