
Patrolmedia, Washington -:- Presiden AS Donald Trump turunkan tarif tinggi sementara selama 3 bulan kedepan untuk puluhan negara, kecuali China.
Trump akan terus meningkatkan tekanan terhadap China yang menyebabkan saham global meroket lebih tinggi.
Ia bersikeras tetap mempresur China melalui perang dagang sebagai pemasok impor AS nomor 2.
Trump akan menaikkan tarif impor China menjadi 125% dari level 104% yang telah diberlakukan.
Hal ini meningkatkan konfrontasi berisiko tinggi antara 2 ekonomi terbesar di dunia.
Kedua negara saling balas-balasan menaikkan tarif berulang kali selama sepekan terakhir pada April ini.
Namun, Trump mengatakan penyelesaian dengan China juga mungkin terjadi.
“China ingin membuat kesepakatan. Mereka hanya tidak tahu bagaimana cara melakukannya,” sebut Trump.
Sementara, perubahan sikap Trump turunkan tarif untuk negara-negara selain China terjadi pada Rabu, (9/4/25), selang 1 hari setelah dirinya memberlakukan tarif tinggi ke banyak mitra dagang.
Pergolakan itu menghapus triliunan dolar dari pasar saham dan menyebabkan lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tampaknya menarik perhatian Trump.






















