Tak Cocok Harga, Pria Tikam Cewek MiChat di Batam Hingga Tewas

 

Cewek MiChat
Ilustrasi perempuan malam tewas ditikam. (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam -:- Seorang cewek Michat berinisial VLA (30) tewas bersimbah darah dengan belasan luka tusuk di kamar hostel Simpang Basecamp, Sagulung, Batam, Senin (2/6/2025) dini hari.

Pelaku penikaman diketahui berinisial MI (20) langsung ditangkap tak lama setelah kejadian. Motifnya, lantaran tarif kencan tak cocok.

“Iya, pelaku udah kita amankan gak lama setelah kejadian,” kata Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, Senin (2/6/2025).

Pesan Cewek MiChat, Ending-nya Tikam Berkali-kali

Menurut keterangan polisi, pelaku MI awalnya menghubungi korban lewat aplikasi MiChat.

Setelah ada kesepakatan harga, MI datang ke kamar korban untuk bertransaksi.

Tapi entah kenapa, setelah semuanya selesai, si pelaku mulai ribut.

Diduga karena masalah tarif yang tak sesuai, MI langsung naik pitam.

“Pelaku MI pesan perempuan lewat MiChat. Setelah layanan selesai, mereka cekcok soal harga. Dari situ pelaku langsung main tikam,” jelas Anwar.

MI diketahui membawa pisau dari awal. Artinya, pelaku sudah niat.

Pisau itu dipakai pelaku untuk menusuk VLA berkali-kali hingga korban ambruk bersimbah darah.

Warga yang mendengar keributan langsung melaporkan periatiwa tersebut ke polisi.

Pelaku Diamankan, Korban Tewas dalam Perjalanan

Polisi dari Polsek Sagulung cepat datang ke lokasi.

Saat tiba, korban sudah dalam kondisi kritis, sementara pelaku masih ada di kamar.

MI langsung digiring ke kantor polisi bersama barang bukti.

“Pelaku tak sempat kabur. Kita tangkap langsung di tempat,” kata Anwar.

Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara, tapi nyawanya tak tertolong. Luka tikaman terlalu banyak dan dalam.

“Korban dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” tambahnya.

Pisau Dibawa dari Rumah, Motif Masih Didalami

Dari hasil pemeriksaan awal, MI mengaku membawa pisau dari rumah.

Polisi mencium niat jahat yang sudah direncanakan pelaku. Meski begitu, motif pasti masih didalami lebih lanjut.

“Pelaku sudah ditahan, dan kita masih terus dalami keterangan pelaku serta bukti-bukti lainnya,” tutup Anwar.

 

Editor: Erwin Syahril