RSBP Batam Bakal Pakai Teknologi AI Untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

RSBP Pakai AI
Ilus
RSBP Pakai AI
Ilustrasi robot AI pengganti perawat di rumah sakit. (Foto: ENN) 

Patrolmedia, Batam -:- Rumah Sakit BP Batam (RSBP) tengah bersiap akan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi pasien.

Rencana tersebut tertuang dalam kerjasama BP Batam dengan PT Impian Anak Indonesia yang telah meneken nota kesepahaman pada Senin (7/7/2025) di Marketing Centre BP Batam, terkait peningkatan sistem pelayanan RSBP.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, upaya itu tidak hanya berfokus pada teknologi (AI), tetapi juga pada tata kelola manajemen yang profesional dan berorientasi pada mutu pelayanan.

“Kami ingin RSBP Batam tumbuh sebagai rumah sakit unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Tuty, dalam keterangannya, Rabu (9/7/2025).

Menurutnya, kolaborasi tersebut untuk memperbaiki sistem informasi manajemen rumah sakit selama 3 bulan ke depan.

Langkah itu jadi strategi BP Batam mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih modern dan efisien.

“Kerja sama ini sudah kami diskusikan sejak lama. Harapannya, dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan di RSBP,” ujar Tuty.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen seluruh elemen rumah sakit, mulai dari manajemen hingga staf medis dan non medis, agar transformasi ini berjalan konsisten dan berkelanjutan.

PT Impian Anak Indonesia sendiri adalah perusahaan produk yang berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan fokus utama mengembangkan layanan teknologi kesehatan.

Direktur PT Impian Anak Indonesia, Micheal Anando Seng menilai kolaborasi tersebut sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung kemajuan sektor kesehatan.

Ia berharap, kerja sama ini menjadi langkah awal dari inisiatif berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di Batam.

“Semoga kami dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan RSBP Batam,” kata Micheal.

PT Impian Anak Indonesia juga telah mengamati dan berdiskusi dengan 8 fasilitas medis di 3 negara untuk sektor optimalisasi rekam medis elektronik (RME), manajemen siklus pendapatan, patient engagement.

“Kami akan membantu RSBP Batam dan menyampaikan beberapa rekomendasi hasil dari pekerjaan kami nantinya. Tujuannya untuk membenahi sistem yang ada,” katanya.

 

Editor: Erwin Syahril