Gelombang Protes “No Kings” Guncang AS, Warga Tolak Gaya Kepemimpinan Trump

Gaya Kepimpinam Trump
Belasan ribu warga AS di Washington dan New York berunjuk rasa dalam tema "No King", menentang kebijakan dan gaya kepemimpinan Presiden Donald Trump yang otoriter, Sabtu (18/10/2025). (Foto: APNews)

Patrolmedia, Washington – Ribuan warga Amerika Serikat turun ke jalan dalam aksi demonstrasi bertajuk “No Kings” pada Sabtu,(18/10/2025). Massa aksi memprotes gaya kepemimpinan Donald Trump yang dinilai kian otoriter.

Aksi itu digelar di 2.600 lokasi, termasuk di Times Square New York, Grant Park Chicago, dan Boston Common.

Di ibu kota Washington DC, massa membawa spanduk bertuliskan “We The People” dan “Lawan Fasisme”.

Suasana di banyak tempat berubah seperti pesta jalanan, lengkap dengan marching band dan kostum simbolik perlawanan.

Protes kali ini merupakan mobilisasi besar ketiga sejak Trump kembali ke Gedung Putih. Aksi berlangsung di tengah penutupan pemerintahan (shutdown) yang sudah berlangsung 18 hari, memicu ketegangan antara Gedung Putih, Kongres, dan lembaga peradilan.

Melansir APNews, Trump sendiri memilih berakhir pekan di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida.

Dalam wawancara dengan Fox News, ia menepis tudingan otoriter yang ditujukan kepada dirinya.

“Mereka bilang saya raja. Saya bukan raja,” kata Trump.

Demokrat Turun ke Jalan, Republik Menyerang

Sejumlah tokoh Partai Demokrat, termasuk Senator Bernie Sanders dan Ketua Senat Chuck Schumer hadir dalam aksi di Washington.